April 05, 2020


Spirit Muslim. Membaca Al-Qur’an merupakan salah satu ibadah Mahdhah yang memiliki cukup banyak keutamaan. Salah satunya adalah lebih mendekatkan diri keharibaan Allah S.W.T karena melalui Al-Qur’an kita bisa meresapi keagungan Allah S.W.T yang sangat luas. Melalui Al-Qur’an juga hidup kita akan menjadi lebih terarah karena didalamnya berisi berbagai macam petunjuk yang bermanfaat sebagai bekal hidup di dunia maupun di akhirat kelak.

Membaca Al-Qur’an tidak bisa dilakukan secara sembarangan, karena Al-Qur’an adalah firman Allah S.W.T dimana saat membacanya harus sesuai dengan kaidah-kaidah serta teknik-teknik dalam membacanya. Selain itu saat membaca Al-Qur’an juga harus memperhatikan tempo-tempo tertentu agar Al-Qur’an yang kita baca tidak keluar dari koridor-koridor yang sudah menjadi ketetapan dalam membaca Al-Qur’an. Dalam membaca Al-Qur’an ada 4 jenis tempo yang perlu kita ketahui, kita dapat menggunakan salah satu tempo sesuai dengan kebutuhan saat membacanya, berikut 4 jenis tempo saat membaca Al-Qur’an.



1. TAHQIQ.
Membaca Al-Qur’an dengan teknik Tahqiq berarti membacanya dengan tempo lambat. Tempo jenis ini biasa dilakukan bagi mereka yang tengah belajar membaca Al-Qur’an. Teknik dengan tempo Tahqiq dalam membaca dan melafalkan huruf hijaiyah jelas dan tepat, panjang pendeknya bacaan terpenuhi, jelas dalam hamzah dan harakat, selain itu juga memperhatikan kaidah-kaidah dalam membaca Al-Qur’an seperti Tajwid, idgham, hingga idzhar benar-benar diperhatikan. Adapun tujuan membaca dengan tempo ini adalah untuk melatih lidah, bibir, dan penyebutan lainnya dalam menyebut huruf dan sifat-sifat huruf secara tepat.


2. TARTIL.
Teknik membaca dengan tempo Tartil adalah membaca Al-Qur’an dengan keadaan tenang dan tidak tergesa-gesa. Setiap huruf dibaca dengan jelas sesuai ilmu tajwid serta kaidah-kaidah yang berlaku dalam membaca Al-Qur’an. Tujuan dari teknik Tartil ini adalah meresapi dan merenungi secara mendalam setiap ayat yang dibaca. Jenis temo semacam inilah yang disunnahkan saat membaca Al-Qur’an.

وَرَتِّلِ الْقُرْءَانَ تَرْتِيلا

Artinya:
"Dan bacalah al-Qur’an itu dengan tartil". (Q.S. Al-Muzammil: 4).


3. TADWIR.
Tadwir yakni membaca Al Qur’an dengan tempo yang sedang, dalam arti tidak terlampau lambat ataupun terlampau cepat. Pada tingkatan ini, ketika sang Qori bertemu dengan huruf mad, tidak dipenuhkan.


4. HADR.
Hadr adalah teknik membaca Al-Qur’an dengan tempo yang cepat dengan memperpendek bacaan mad atau mengurangi ghunnah. Meskipun tergolong cepat namun membaca dengan teknik ini tetap memperhatikan kaidah-kaidah dalam membaca Al-Qur’an. Teknik dengan tempo ini biasa dilakukan oleh seorang Qori’ yang sedang dalam proses menghafal Al-Qur’an atau Qori’ yang membaca Al-Qur’an dengan target satu hari satu juz.

0 comments:

Post a Comment