April 06, 2020


Spirit Muslim. Puasa sejatinya merupakan ibadah dimana kita dilatih untuk senantiasa bersabar menahan diri dari perut yang lapar dan tenggorokan yang haus akan dahaga. Tidak hanya itu saja, saat puasa kita juga dituntut berusaha keras untuk menahan diri dari berbagai hawa nafsu serta amarah yang bergejolak dalam diri kita. Untuk itulah umat Muslim yang menjalankan puasa akan mendapat kenikmatan tersendiri saat berbuka puasa. Mereka akan senantiasa bersyukur karena Allah S.W.T memberikan nikmat saat berbuka puasa setelah satu hari menjalankan puasa.


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Artinya:
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa". (Q.S. Al-Baqarah: 183).

Puasa nyatanya tidak hanya berhubungan dengan pahala semata, jauh lebih dari itu puasa memiliki hikmah besar didalamnya bagi orang-orang yang mau berpikir. Salah satu manfaat yang dapat kita rasakan saat berpuasa adalah dari sisi medis dan kesehatan. Puasa memiliki cukup banyak manfaat bagi tubuh kita, salah satunya meneralisir berbagai racun yang mengendap dalam tubuh kita yang dihasilkan dari residu berbagai macam makanan yang kita makan maupun minuman yang kita minum. Masih banyak manfaat puasa yang didapatkan, baik dari segi kesehatan mapun medis. Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Memelihara kesehatan jantung.
Salah satu manfaat kesehatan yang diperoleh saat berpuasa adalah meningkatkan kesehatan jantung. Percobaan ini memang masih terbatas pada hewan, namun tidak menutup kemungkinan jika hal tersebut juga berdampak sama pada manusia. Penelitian tersebut menghasilkan bahwa puasa dapat meningkatkan kinerja otot jantung, mengurangi kerusakan akibat radikal bebas, hingga meningkatkan pertumbuhan pembuluh darah di dalam jantung.

2. Detoksifikasi racun dan  mengontrol kadar lemak dalam tubuh.
Berbagai makanan yang kita konsumsi tidak sedikit yang mengandung lemak, seperti gorengan hingga daging hewan yang kita konsumsi. Selain itu dalam setiap makanan yang kita makan tentu didalamnya ada zat-zat tambahan yang tidak ketahui pasti jumlahnya. Semua zat-zat tambahan serta lemak tersebut sedikit demi sedikit akan terakumulasi dan mengendap pada tubuh kita terutama pada organ sentral seperti hati dan ginjal, yang akan mengganggu fungsi organ tubuh. Puasa dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi masalah ini, pasalnya tubuh akan dipaksa untuk berhenti mengkonsumsi berbagai macam makanan, sehingga lemak dalam tubuh dapat terkontrol dengan baik. Satu penelitian menemukan bahwa manfaat puasa secara signifikan dapat meningkatkan metabolisme lemak pada tubuh manusia, ini artinya puasa mampu mengurangi lemak berlebih dalam tubuh.

3. Menurunkan tekanan darah.
Puasa juga sangat efektif untuk mengontrol dan menurunkan tekanan dalam darah. Saat puasa seseorang tidak mengkonsumsi makanan selama hampir satu hari, pembatasan makanan dengan puasa maka membatasi pula asupan yang dapat membuat tekanan darah seseorang menjadi naik. Untuk itulah seseorang yang mengalami tekanan darah tinggi disarankan untuk berpuasa guna mengontrol tekanan darahnya agar menjadi stabil.

4. Mempercepat regenerasi sel dalam tubuh.
Sel-sel dalam tubuh lambat laun akan mengalami penurunan, sehingga jika ini terus terjadi maka bukan hal mustahil jika berbagai organ vital manusia bisa rusak dengan cepat. Perlu adanya regenerasi sel agar organ-organ pada tubuh dapat bekerja maksimal seperti biasanya. Regenerasi sel seperti ini disebut dengan Autiphagy. Salah satu solusi untuk meregenerasi sel-sel yang rusak adalah dengan puasa. Puasa akan membuat sel-sel yang rusak beregenerasi kembali, yakni mendaur ulang sel-sel yang rusak menjadi sel-sel baru yang akan bekerja secara maksimal. Selain itu Tubuh juga menargetkan sel-sel yang rusak dan jaringan tua untuk mengoptimalkan sumber daya untuk bertahan hidup.

5. Mengontrol kadar gula dalam darah.
Diabetes menjadi salah satu penyakit yang sering dikeluhkan oleh sebagian orang di dunia, pasalnya setiap makanan yang kita konsumsi rata-rata mengandung gula didalamnya. Puasa menjadi salah satu cara agar seseorang dapat mengontrol kadar gulanya. Asupan gula yang masuk pada tubuh ditekan sedemikian mungkin dengan tidak mengkonsumsi berbagai macam makanan termasuk makanan yang mengandung gula. Riset terbaru menunjukkan bahwa beberapa hari puasa mampu menekan kadar gula dalam darah hingga 30%, meskipun saat puasa kita merasa energi berkurang namun hal tersebut berdampak positif bagi orang-orang yang menderita Hiperglikemia (kadar gula darah berlebih).

6. Kulit menjadi sehat.
Salah satu penyebab kulit menjadi kusam adalah gula darah tinggi yang mengubah struktur kolagen pada kulit, keadaan demikian akan melemahkan kekuatan serta ketahanan kulit. Puasa menjadi salah satu alternatif untuk merawat kulit menjadi lebih sehat.  Saat puasa kulit akan menjadi lebih segar karena kadar gula yang menumpuk pada kulit akan terkontrol dan tereduksi secara berkala.

7. Mengurangi protein berbahaya
Protein sejatinya memiliki cukup banyak manfaat, akan tetapi jika protein terproduksi secara terus menerus pada tubuh maka akan mengakibatkan beberapa gangguan kesehatan, seperti peradangan pada otak. Puasa merupakan salah satu cara bagi seseorang untuk mengurangi produksi protein yang akan berakibat negatif tersebut. Bukti-bukti menunjukkan bahwa pengurangan protein dengan puasa juga dapat menghambat penuaan otak serta menurunkan produksi radikal bebas.

8. Mengurangi resiko kanker.
Puasa juga bermanfaat untuk meningkatkan kekebal tubuh seseorang, sehingga hal semacam ini juga berdampak mengurangi resiko kanker pada seseorang. Disebutkan demikian karena organ pencernaan seseorang akan kosong sehingga memberi kesempatan tubuh untuk memproduksi sistem imun lebih banyak. Saat sistem imun seseorang menjadi kuat maka resiko terjangkit penyakit kanker menjadi sangat kecil.

0 comments:

Post a Comment