April 14, 2020


Spirit Muslim. Kurma merupakan komoditas terkenal yang berasal dari timur tengah. Pohon Kurma termasuk kedalam jenis pohon Palem-paleman yang cocok hidup di dataran berpasir. Sejarah mencatat bahwa kurma telah lama dikonsumsi oleh bangsa Persia sejak 1400 SM yang lalu, sejak saat itu Kurma mulai dibudidayakan dan tersebar di beberapa penjuru negara-negara timur tengah seperti Arab Saudi, Mesir hingga Irak.

Rasulullah S.A.W telah lama membiasakan diri beliau berbuka puasa dengan kurma, karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa cukup banyak manfaat kurma jika kita rutin mengkonsumsinya. Bahkan orang-orang zaman dahulu membiasakan diri meminta pertolongan ulama memamahhkan kurma untuk diberikan kepada bayi mereka yang baru lahir, berharap dengan mamahan tersebut sang bayi menjadi anak yang sholeh.

Berbuka puasa dengan Kurma merupakan salah satu sunnah Rasul yang harus senantiasa kita jaga. Hal tersebut bukan tanpa alasan, karena Rasulullah S.A.W menganjurkan demikian pasti memiliki hikmah serta manfaat dibaliknya, selain itu Kurma memiliki cukup banyak manfaat serta khasiat didalamnya, apalagi jika kita mengkonsumsi secara rutin saat berbuka puasa, Insya Allah akan berdampak baik bagi kesehatan tubuh kita. Kurma diklaim memiliki manfaat besar jika dikonsumsi saat berbuka puasa, karena sifat kurma yang mudah diserap oleh tubuh. Selain itu masih ada banyak manfaat serta hikmah yang dapat kita ambil dari sunnah berbuka puasa dengan kurma. Lantas seperti apa sunnah berbuka puasa dengan kurma ini ? apa saja manfaat dari anjuran berbuka puasa dengan kurma dari sisi kesehatan ? berikut penjelasan selengkapnya.


SUNNAH RASULULLAH S.A.W BERBUKA DENGAN KURMA.


Rasulullah S.A.W senantiasa memberikan berbagai macam teladan yang bermanfaat bagi umatnya sebagai bekal perjalanan hidup di dunia hingga di akhirat. Salah satu sunnah Rasulullah S.A.W yang dapat kita contoh adalah saat berbuka puasa. Rasulullah S.A.W senantiasa mengawali berbuka puasa dengan memakan buah Kurma terlebih dahulu, Rasulullah S.A.W bersabda:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُفْطِرُ قَبْلَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَى رُطَبَاتٍ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ رُطَبَاتٌ فَتُمَيْرَاتٌ، فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تُمَيْرَاتٌ حَسَا حَسَوَاتٍ مِنْ مَاءٍ 

Artinya:
“Dari Anas bin Malik, ia berkata : Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka puasa sebelum shalat dengan ruthab (kurma basah), jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering), dan jika tidak ada tamr, beliau meminum seteguk air” (H.R. Abu Dawud no. 2356).

Cukup banyak hikmah tersembunyi dari dianjurkannya seseorang untuk makan kurma saat puasa, tentunya semua itu memiliki manfaat bagi tubuh kita, salah satunya bermanfaat bagi kesehatan tubuh seseorang. Adanya hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah S.A.W memberikan pelajaran bahwa tidak seharusnya seseorang saat berbuka puasa langsung makan makanan berat apalagi dalam jumlah banyak, sebaliknya Rasulullah S.A.W menganjurkan seseorang untuk makan buah kurma terlebih dahulu atau seteguk air putih agar perut dapat beradaptasi sedikit demi sedikit setelah hampir satu hari penuh berpuasa. Selain itu dengan makan buah atau minum seteguk air dapat memulihkan stamina serta cairan tubuh dengan cepat.


JANGAN ASAL BERBUKA DENGAN YANG MANIS.


Saat bulan puasa tiba tentu banyak kita temui berbagai macam minuman atau makanan dengan citarasa manis nan legit, dimana citarasa manis tersebut diserupakan dengan citarasa manisnya kurma, hingga kemudian banyak yang beranggapan bahwa berbuka dengan yang manis menjadi salah satu sunnah Rasulullah S.A.W. Bahkan hingga ada slogan yang beredar menyebutkan “berbukalah dengan yang manis”. Perlu diketahui bahwa manisnya kurma dan makanan lain tidaklah sama, karena kandungan gulanya jelas berbeda, maka dari itu umat Muslim disunnahkan untuk mengkonsumsi Kurma saat berbuka puasa daripada makanan lain yang hanya asal manis . Imam An-Nawawi dan Rafi’i berpendapat,

لا شئ أفضل بعد التمر غير الماء، فقول الروياني: الحلو أفضل من الماء ضعيف

Artinya:
“Tidak ada yang lebih utama setelah kurma selain air putih. Adapun pendapat Ar-Rauyani bahwa yang manis lebih utama dari air, maka ini adalah pendapat yang lemah.(Fathul Mu’in, Bab Shaum, Hal. 92).


MANFAAT KESEHATAN BERBUKA DENGAN KURMA.


Kurma sejatinya memiliki cukup banyak manfaat karena kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi metabolisme tubuh manusia, bahkan saat seseorang berbuka puasa ia dianjurkan untuk mengkonsumsi kurma sebagai awal mula berbuka puasa. Diantara manfaat yang dapat diperoleh seseorang tatkala berbuka dengan puasa dengan Kurma antara lain:

1. Mempercepat mengembalikan energi.
Kurma diklaim mampu mengembalikan energi seseorang dengn cepat dan bertahap saat puasa. Hal ini disebabkan karena kandungan Fruktosa yang ada pada kurma mudah diserap oleh tubuh.

2. Memelihara kesehatan hati (Liver).
Seseorang yang berpuasa selama satu hari penuh menyebabkan hati atau liver  tidak mendapatkan suplai makanan termasuk gula yang notabene sangat dibutuhkan oleh hati. Berbuka puasa dengan Kurma merupakan salah satu cara tepat untuk mengembalikan kadar gula yang dibutuhkan oleh hati, setelah kurma dikonsumsi kemudian hati akan memproses dan melumatnya serta mengirim zat yang dihasilkannya ke seluruh anggota tubuh dan otak.

3. Kurma mudah dicerna
Karena perut berada dalam keadaan kosong dalam waktu yang cukup panjang, metabolisme tubuh akan bergerak lebih lambat. Saat berbuka, pencernaan pun membutuhkan waktu untuk beradaptasi menerima makanan. Mengkonsumsi kurma membuat perut tidak perlu bekerja keras untuk mencernanya, karena itu mengonsumsi kurma saat berbuka akan tetap menjaga pencernaan dalam keadaan baik.

4. Menetralisasi asam darah.
Saat tubuh membakar cadangan lemak untuk sumber energi saat berpuasa, hal ini akan membuat kadar keasaman darah meningkat. Mengonsumsi kurma merupakan pilihan tepat, karena kurma mengandung garam alkain yang mampu membuat asam darah menjadi normal.

5. Detoksifikasi racun tubuh.
Mengonsumsi kurma saat berbuka dan sahur, membuat tubuh mendapatkan asupan serat yang cukup. Serat yang terkandung dalam kurma pun mampu membersihkan usus dari beragam racun serta zat berbahaya lain. Kurma juga dipercaya dapat menstimulasi perkembangan bakteri baik dan mencegah sembelit.

0 comments:

Post a Comment