May 16, 2020


Spirit MuslimMenjelang Hari Raya Idul Fitri permintaan daging sapi naik semakin tajam, permintaan pasar semacam ini adalah sebuah hal yang wajar mengingat pada saat hari raya banyak umat Muslim merayakannya dengan berbagai olahan daging. Namun permintaan yang semakin banyak ini dimanfaatkan oleh pedagang yang curang dengan mengoplos daging sapi dengan daging babi.

Temuan mengejutkan datang dari daerah Bandung dimana terdapat oknum nakal yang mengoplos daging sapi dengan daging babi, tidak tanggung-tanggung mereka mengoplos daging tersebut mencapai 63 ton. Mereka mengoplos daging babi tersebut dengan cara mencampur dengan cairan Boraks agar mirip dengan daging sapi.

Keadaan semacam ini menimbulkan kekhawatiran bagi Umat Muslim, pasalnya daging babi adalah daging yang haram untuk dimakan. Sebagai umat Muslim, kita perlu waspada dengan daging yang dijual di pasar, karena memang sekilas daging sapi hampir mirip dengan daging babi. Namun meskipun memiliki kemiripan, tetap saja kita masih dapat membedakan antara daging sapi asli dengan daging babi oplosan. Berikut kami sajikan tips serta cara untuk membedakan daging sapi asli dengan daging babi oplosan serta tips memilih serta membeli daging sapi.


CARA MEMBEDAKAN DAGING SAPI ASLI DENGAN DAGING BABI


WARNA
Hal paling mudah untuk membedakan antara daging sapi asli dengan daging babi oplosan adalah dengan melihat warna dagingnya. Daging sapi cenderung berwarna merah segar, sedangkan daging babi berwarna merah pucat atau mirip dengan warna daging ayam. Namun oknum nakal tak segan-segan untuk mengelabuhi pembeli dengan memberikan pewarna pada daging babi. Untuk mengatasi hal tersebut kita dapat mengiris daging tersebut untuk mengetahui bagian dalam daging, jika bagian luar tampak merah segar namun bagian dalam tampak pucat maka bisa dipastikan daging tersebut daging babi berpewarna. Cara lain bisa juga dengan mencuci daging tersebut, daging berpewarna cenderung akan luntur jika dicuci degan air bersih.

AROMA
Aroma daging sapi asli dengan daging babi memiliki perbedaan mencolok. Aroma daging sapi asli tercium lebih segar, namun pada daging babi aroma tercium lebih amis serta anyir. Ketika sudah menjadi masakan, aroma ini sulit dibedakan. Untuk mengetahuinya, cium aroma kaldu, kaldu daging sapi lebih tercium segar dan gurih, sementara kaldu babi akan beraroma amis dan menyengat.

TEKSTUR
Cara lain untuk membedakan daging sapi asli dengan daging babi oplosan adalah dengan melihat tekstur dagingnya. Tekstur daging sapi terlihat lebih keras dan padat, sedangkan daging babi memiliki tekstur lembek, elastis, serta kenyal.

SERAT
Daging sapi asli memiliki serat yang jelas, saat dibelah garis-garis seratnya akan terlihat lebih padat. Sedangkan daging babi memiliki serat halus, serat yang dimiliki daging babi cenderung samar dan renggang.


TIPS MEMBELI DAGING SAPI


Maraknya oknum curang untuk mengelabuhi konsumen serta pembeli daging sapi memang semakin membuat resah masyarakat, akan tetapi setiap kecurangan pasti memiliki celah. Agar tidak tertipu dalam membeli daging sapi tipsnya adalah dengan membeli daging segar, jangan pernah membeli daging dalam keadaan beku, karena dalam keadaan beku daging sulit untuk dibedakan antara daging  sapi asli dengan daging babi. Selain itu jangan tergoda dengan iming-iming harga murah dibawah harga pasar, teliti terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli daging tersebut.

0 comments:

Post a Comment