April 07, 2020


Spirit Muslim. Perjalanan hidup Rasulullah S.A.W yang panjang menyisakan begitu banyak cerita serta teladan yang dapat dijadikan petunjuk untuk mengarungi kehidupan ini. Cukup banyak saksi bisu atas kehidupan serta perjuangan Rasulullah S.A.W yang masih ada dan dapat kita temui saat ini, mulai dari keberadaan gua Hira, gua Tsur, hingga pohon Sahabi. Berbicara mengenai pohon Sahabi, pohon tersebut dijuluki dengan “the only living Sahabi” karena menjadi salah satu sahabat Rasulullah S.A.W yang masih hidup hingga saat ini. Pohon tersebut pernah menjadi tempat berteduh Rasulullah S.A.W saat melakukan sebuah perjalanan menuju Syam bersama paman beliau yakni Abu Thalib.


POHON SAHABI PADA MASA RASULULLAH S.A.W


Pohon Sahabi adalah pohon yang terletak di daerah Yordania, pohon ini memiliki umur ribuan tahun, bahkan saat Rasulullah S.A.W lahir pohon ini sudah ada terlebih dahulu. Kisah bermula ketika Rasulullah S.A.W saat kecil diajak pamannya yakni Abu Thalib untuk berdagang menuju Basra, Syam. Saat ditengah perjalanan rombongan Rasulullah S.A.W dan pamannya tersebut bertemu dengan pendeta Nasrani bernama Buhaira.

Buhaira mengetahui tanda-tanda kenabian Rasulullah S.A.W saat ada awan yang senantiasa melindungi Rasulullah S.A.W dari teriknya panas. Lantas Buhaira mengajak rombongan tersebut untuk dijamu dikediamannya. Namun sayangnya Rasulullah tidak ikut dalam jamuan tersebut, Rasulullah S.A.W menjaga unta serta barang dagangannya di bawah pohon Sahabi. Saat Rasulullah S.A.W berada di bawah pohon itu, dahan dan ranting bergerak seolah memayungi Rasulullah S.A.W dari panasnya padang pasir kala itu. Hal ini semakin meyakinkan Buhaira bahwa Rasulullah S.A.W adalah nabi terakhir yang telah diramalkan kedatangannya. Buhaira lantas berpesan kepada Abu Thalib untuk menjaga baik-baik Rasulullah S.A.W karena Rasulullah S.A.W adalah utusan Rabb semesta alam yang diutus Allah S.W.T sebagai rahmat bagi alam.


POHON SAHABI SAAT INI


Setelah sekian lama hampir 1400 tahun yang lalu, kini pohon tersebut ditemukan kembali oleh pangeran Yordania yakni Ghazi bin Muhammad dari Ammen yang baru kembali dari belajar di Universitas Cambridge setelah ditugaskan oleh sang paman, Raja Hussein, untuk bekerja di Perpustakaan Kerajaan.

Hingga saat ini pohon Sahabi ini sering dikunjungi umat Muslim di seluruh dunia. Pohon ini terkadang menggugurkan daunnya namun kemudian tumbuh subur dan rindang kembali. Ajaibnya pohon tersebut tetap hidup meskipun berada di daerah panas dan terik dimana tidak ada tumbuhan lain disekitarnya yang hidup selain pohon Sahabi tersebut. Maha besar Allah S.W.T dengan segala kuasa dan kehendaknya.

0 comments:

Post a Comment