February 20, 2020



Spirit Muslim. Penelitian membuktikan bahwa manusia selama hidup menghabiskan ⅓ waktunya untuk tidur. Ini menunjukkan bahwa tidur menjadi salah satu kebutuhan manusia. Islam memandang tidur tidak hanya sekedar mengistirahatkan badan saja, lebih dari itu tidur juga memiliki nilai ibadah jika dilakukan sesuai dengan sunnah-sunnah Rasulullah S.A.W. Salah satu sunnah yang diajarkan Rasulullah S.A.W saat tidur adalah memposisikan tubuh miring ke arah kanan dengan tulang rusuk kanan menjadi tumpuan. Dalam sebuah riwayat Al-Bara′ bin Azib menyampaikan bahwa Rasulullah S.A.W bersabda:

إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلاَةِ ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الأَيْمَنِ

Artinya:
"Apabila kamu hendak berangkat ke tempat tidurmu maka berwudhulah seperti wudhumu untuk shalat, kemudian berbaringlah pada sisi badan sebelah kanan…,”. (H.R. Bukhari-Muslim).

Rasulullah S.A.W menganjurkan demikian bukan tanpa sebab, karena setelah melalui penelitian beberapa dekade terakhir menunjukkan bahwa tidur dengan posisi miring ke arah kanan ternyata memiliki beragam manfaat, terlebih dalam dunia medis. Lantas manfaat medis apa saja yang didapat jika tidur dengan posisi miring ke kanan ? Berikut penjelasan selengkapnya.

Baca juga: Tidak sesuai sunnah, ketahui bahaya tidur tengkurap secara medis.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa posisi tidur memiliki pengaruh terhadap kesehatan seseorang. Penelitian tersebut diinisiasi oleh Professor Chris Idzikowski, Direktur Sleep Assessment and Advisory Service, pernah melakukan penelitian soal ini. Dengan melibatkan 1.000 relawan, Profesor Chris menganalisa enam posisi tidur. Hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa posisi tidur memiliki pengaruh signifikan terhadap kesehatan seseorang.

1. Mengurangi beban jantung.
Tidur dengan posisi miring ke arah kanan diklaim mampu mengurangi beban jantung, jantung tidak akan tertimpa oleh organ lain karena posisi jantung akan condong ke sebelah kanan. Selain itu posisi tidur seperti ini juga bermanfaat untuk kesehatan jantung, hal ini karena tidur dengan posisi miring ke kanan akan memperlambat aliran darah yang masuk dan keluar sehingga denyut jantung juga ikut melambat dan tekanan darah akan menurun. Keadaan demikian akan memicu proses relaksasi saat tidur sehingga tidur menjadi nyaman.

2. Mengistirahatkan lambung.
Tidur dengan posisi ke arah kanan juga bermanfaat untuk kesehatan lambung. Tidur miring ke arah kanan akan membuat aliran Chime (makanan yang dicerna lambung dan bercampur dengan asam lambung) lancar sehingga cairan empedu meningkat. Keadaan demikian akan membuat seseorang terhindar dari masalah batu kantung empedu.

3. Mengistirahatkan otak.
Tidur miring ke arah kanan ternyata juga berdampak positif untuk kesehatan otak, terutama otak sebelah kiri. Tidur dengan arah miring ke kanan otomatis akan memberikan kesempatan otak kiri untuk istirahat, sehingga kita dapat terhindarkan dari pengendapan dan pembekuan darah, lemak, asam sisa oksida, dan penyempitan pembuluh darah. Selain itu dengan posisi tidur miring ke kanan juga membantu seseorang mengurangi risiko terkena Alzheimer, Parkinson, dan penyakit neurologis lainnya.

4. Menjaga kesehatan paru-paru.
Fakta medis menunjukkan bahwa paru-paru manusia sebelah kiri memiliki ukuran yang lebih kecil dari paru-paru sebelah kanan. Jika kita tidur ke arah kanan maka paru-paru sebelah kiri tidak tertekan oleh jantung dan paru-paru sebelah kanan, ini akan mengurangi beban paru-paru sebelah kiri untuk bekerja. Selain itu, tidur miring ke kanan juga akan menjaga saluran pernapasan dari berbagai masalah, seperti mencegah jatuhnya pangkal lidah yang akan menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan.

Baca juga: Adab-adab tidur yang diajarkan Rasulullah S.A.W

5. Memaksimalkan penyerapan nutrisi dan gizi.
Saat tidur dengan posisi miring ke kanan, pergerakan usus menjadi meningkat, hal ini membuat perjalanan makanan dalam proses pencernaan dan penyerapan dalam tubuh memakan waktu lebih lama sehingga nutrisi dan gizi menjadi terserap lebih maksimal.

6. Merangsang BAB (Buang Air Besar).
Tidur miring ke arah kanan juga akan membuat proses pengisian usus besar lebih cepat penuh sehingga merangsang gerak usus besar dan relaksasi dari otot anus. Keadaan seperti ini akan merangsang seseorang untuk buang air besar (BAB) pada pagi hari.

7. Mengurangi resiko sesak napas.
Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 1937 dan dipublikasikan dalam American Heart Journal mencatat bahwa pasien dengan masalah jantung dapat bernapas lebih baik ketika tidur dengan posisi miring ke kanan. Dokter yang terlibat dalam penelitian tersebut berpendapat bahwa manfaat ini berhubungan dengan pengembalian vena yang lebih baik dan tekanan yang lebih rendah di dalam jantung dan paru-paru.

8. Mengurangi Palpitasi (Jantung berdebar tak beraturan).
Menurut studi yang dipublikasikan pada Journal of American College of Cardiology, ketika seseorang tidur berbaring ke arah kanan, jantung akan tertarik ke arah tengah dada, dan posisi ini menyebabkan debaran jantung semakin stabil dan tidak terasa. Sebaliknya, ketika seseorang miring ke sisi kiri, jantung akan ditarik ke dinding dada, dan kondisi ini menyebabkan seseorang dapat merasakan setiap detak jantungnya secara jelas sehingga menyebabkan kualitas tidur berkurang.

9. Mengurangi dengkuran saat tidur.
Untuk seseorang yang mengalami masalah dengkuran saat tidur, tidur dengan posisi miring ke arah kanan nampaknya bisa menjadi salah satu alternatif solusi. Pasalnya tidur miring membuat lidah tidak akan jatuh ke tenggorokan dan menghalangi jalan napas. Tidur dengan miring ke kanan seharusnya bisa jadi solusi yang tepat untuk mengatasi masalah dengkuran ataupun Sleep Apnea. Namun jika dengan tidur miring masih mendengkur bisa jadi ia mengalami Sleep Apnea yang tergolong serius dan membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

0 comments:

Post a Comment