May 05, 2020


Spirit Muslim. Keberadaan sahur menjadi hal penting tatkala seseorang sedang berpuasa, apalagi saat puasa pada bulan Ramadhan, hal ini dikarenakan sahur mampu membuat seseorang tahan lebih lama ketika berpuasa sehingga meskipun ia dalam keadaan puasa ia tetap bisa beraktifitas rutin seperti biasanya. Sahur pada dasarnya merupakan salah satu sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah S.A.W kepada umatnya, bahkan Rasulullah S.A.W menganjurkan sahur pada akhir waktu yakni menjelang waktu shubuh.

Bagi seseorang yang tidak biasa melakukan sahur, ketika bangun tidur untuk sahur akan menjadi hal yang berat. Hingga pada akhirnya mereka memaksakan bangun dan bergegas untuk makan sahur kemudian melanjutkan tidurnya. Tidur setelah makan sahur pada dasarnya sangat tidak dianjurkan karena beberapa penelitian serta riset terkini membuktikan bahwa tidur setelah sahur akan memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Bahaya kesehatan akan senantiasa mengintai jika tidur setelah sahur ini rutin dilakukan.

Lantas bahaya kesehatan apa saja yang ditimbulkan jika tidur setelah sahur ? adakah dampak negatif tidur setelah sahur ? penyakit apa saja yang ditimbulkan dari tidur setelah sahur ?berikut penjelasan selengkapnya


PENYAKIT YANG DITIMBULKAN AKIBAT TIDUR SETELAH SAHUR


1. GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).
Makanan idealnya dicerna ketika seseorang dalam posisi duduk atau berdiri, ketika seseorang lantas tidur setelah sahur maka posisi tubuh seseorang menjadi berbaring, hal semacam ini akan mengganggu proses pencernaan sehingga makanan tidak tercerna baik didalam lambung. Keadaan demikian akan memicu penyakit GERD yakni katup antara lambung dan kerongkongan tidak menutup sepenuhnya sehingga menimbulkan asam lambung menjadi naik. Maka tidak mengherankan jika tidur setelah sahur maka ketika bangun akan merasakan panas di dada (heart burn), tenggorokan panas, mual, bersendawa, dan mulut pahit. Jangka panjang GERD dapat mengakibatkan maag kronis.

2. Serangan jantung dan Stroke
Tidur setelah sahur juga berdampak buruk bagi kesehatan jantung. Pasalnya ketika ia memaksakan tidur setelah makan berat maka akan meningkatkan tekanan darah secara signifikan karena memaksakan proses pencernaan dalam kondisi tidur, selain itu lemak dan kalori yang tidak terbakar bisa menyumbat pembuluh darah, jika hal ini berlangsung secara terus menerus maka akan meningkatkan resiko serangan jantung, stroke, dan penyakit kronis lainnya.

3. Obesitas.
Ketika seseorang menyegerakan tidur setelah makan sahur maka secara tidak langsung hal tersebut akan memicu obesitas. Hal semacam ini dikarenakan makanan berat yang kita konsumsi saat sahur memiliki kalori yang lumayan besar sehingga membutuhkan waktu untuk mencernanya, terlebih jika mengonsumsi makanan berlemak atau makan makanan yang digoreng hal tersebut bisa memperburuk kesehatan sehingga jika hal tersebut rutin dilakukan lama kelamaan akan menimbun lemak dalam tubuh dan akan meningkatkan resiko obesitas.

4. Diabetes
Makanan yang tidak tercerna dengan sempurna saat sahur akan membuat lemak dan kalori bertumpuk didalam ditubuh, jika ini berangsur-angsur terjadi maka akan menyebabkan seseorang mengalami obesitas dan hal tersebut akan meningkatkan resiko seseorang mengalami diabetes

5. Sembelit
Makanan yang kita konsumsi sejatinya melalui proses pencernaan yang baik agar sisa-sisa makanan dapat dikeluarkan dengan lancar, proses mencerna makanan tersebut terjadi selama kurang lebih 2 jam didalam lambung. Hal semacam ini akan sulit tercapai jika seseorang setelah makan sahur langsung tidur kembali, ini karena proses pencernaan akan terhambat dan membutuhkan proses yang lebih lama untuk mencerna makanan dan mengosongkan lambung karena ia dalam posisi berbaring tidur, maka tidak mengherankan akibat pencernaan yang tidak lancar ini seseorang akan mengalami sembelit.


JEDA WAKTU TIDUR YANG DIANJURKAN SETELAH MAKAN SAHUR


Tidur setelah makan sahur memang membuat nyaman, akan tetapi memiliki dampak negatif dan berbahaya terhadap kesehatan, namun hal tersebut dapat diminimalisir dengan memberikan jeda sebelum akhirnya melanjutkan tidur kembali. Jeda waktu yang disarankan apabila ingin memutuskan tidur kembali setelah sahur adalah 2-3 jam setelah makan sahur. Artinya setelah makan sahur kita tidak dianjurkan berbaring, akan tetapi dalam posisi duduk atau berdiri agar makanan dapat dicerna dengan baik. Selama waktu tersebut kita dapat memanfaatkannya dengan berbagai kegiatan, misalnya saja membaca Al-Qur’an, berdzikir, hingga I’tikaf didalam Masjid. Boleh langsung tidur setelah sahur akan tetapi tidak boleh sampai lebih dari 30 menit.

0 comments:

Post a Comment