February 27, 2020


Spirit Muslim. Bulan Rajab Merupakan bulan dimana terjadi salah satu peristiwa besar, yakni Isra' Mi'raj Nabi Muhammad S.A.W. Tepat pada tanggal 27 Rajab tahun 10 kenabian, atas perintah Allah S.W.T Rasulullah S.A.W melakukan perjalanan Isra' Mi'raj dalam waktu semalam. Bulan Rajab merupakan satu dari empat bulan "Haram" dalam penanggalan Hijriah. Disebut demikian karena pada bulan-bulan tersebut haram bagi seseorang untuk membunuh maupun menumpahkan darah orang lain. Allah S.W.T mengharamkan hal demikian karena Allah memuliakan bulan-bulan haram tersebut dengan melimpahkan keberkahan dan rahmatnya yang begitu besar, untuk itu umat Muslim dihimbau  untuk menyibukkan diri dengan beribadah dan beramal shaleh.

Bulan Rajab menjadi salah satu bulan mustajab bagi seeorang untuk memanjatkan doa keharibaan sang pencipta yakni Allah Azza Wa Jalla. Pada bulan tersebut apapun doa yang dipanjatkan insyaallah akan lebih mudah terkabul atas izin Allah S.W.T.

KAPAN WAKTU MUSTAJAB PADA BULAN RAJAB ?

Sebuah riwayat menyebutkan bahwa terdapat beberapa waktu dimana pada waktu-waktu tersebut doa menjadi mustajab, Sahabat Abdullah bin Umar r.a

عَنِ ابْنِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ خَمْسُ لَيَالِيَ لاَ يُرَدُّ فِيْهِنَّ الدُّعَاءُ لَيْلَةُ الْجُمْعَةِ وَأَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ وَلَيْلَتَا الْعِيْدِ (أخرجه البيهقي في شعب الإيمان رقم 3711  وفي فضائل الأوقات رقم 149 وعبد الرزاق رقم 7927

Artinya:
"Diriwayatkan dari Ibnu Umar, ia berkata: Ada 5 malam yang doa tidak akan ditolak. Yaitu doa malam Jumat, malam pertama bulan Rajab, Malam Nishfu Sya'ban dan malam dua hari raya" (Al-Baihaqi dalam Syu'ab Al-Iman No 3811 dan dalam Fadlail Al-Auqat No 149, dan Abdurrazzaq dalam Al-Mushannaf No 7928).

Dalam hadits tersebut disebutkan bahwa terdapat 5 waktu pada malam hari yang mana doa seorang hamba menjadi mustajab, salah satunya adalah pada bulan Rajab lebih tepatnya pada awal malam bulan Rajab. Untuk itu pada malam 1 Rajab kita dianjurkan untuk banyak-banyak memanjatkan doa, karena malam tersebut merupakan salah satu waktu dari lima malam yang tidak akan ditolak doa-doa di dalamnya.


DOA YANG DIANJURKAN PADA BULAN RAJAB.

Pada malam awal bulan Rajab terdapat anjuran untuk membaca sebuah doa yang mana doa tersebut memiliki faedah utama yakni panjang umur agar kita bisa beribadah dan beramal sholeh hingga tiba bulan Ramadhan.  Pandangan Ibnu Rajab ini dikutip oleh Syekh Abdur Rauf Al-Munawi ketika mensyarahkan kumpulan hadits Jami‘us Shaghir berikut ini:

قال ابن رجب: فيه أن دليل ندب الدعاء بالبقاء إلى الأزمان الفاضلة لإدراك الأعمال الصالحة فيها فإن المؤمن لا يزيده عمره إلا خيرا.

Artinya:
“Syekh Ibnu Rajab mengatakan, pada hadits ini terdapat dalil anjuran doa panjang umur hingga waktu-waktu utama (Ramadhan) agar dapat melakukan amal saleh di waktu-waktu tersebut. Pasalnya, tidak bertambah usia orang beriman melainkan bertambah kebaikannya,(Lihat Abdur Rauf Al-Munawi, Faidhul Qadir bi Syarhi Jami‘is Shaghir, [Beirut, Darul Makrifah, 1972 M/1391 H], cetakan kedua, juz V, halaman 131).

Inilah doa yang dimaksud:

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ، وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artinya:
Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami hingga bulan Ramadhan.

0 comments:

Post a Comment