July 07, 2019


Spirit Muslim. Madu merupakan sebuah cairan kental dengan rasa manis yang keluar dari dalam perut lebah yang memiliki banyak sekali khasiat dan manfaat, terutama dalam dunia kesehatan dan medis. Bukan hal yang asing jika madu memiliki banyak sekali manfaat dan khasiat pasalnya hal demikian telah lama tercantum baik dalam Al-Qur’an maupun Al-Hadits. Keberadaan madu diklaim mampu mengobati berbagai macam penyakit, mulai dari TBC, diabetes, diare, anemia, dan lain sebagainya. Ini membuktikan bahwa Al-Qur’an dan Al-Hadits memberi petunjuk terhadap manusia untuk keselamatan dirinya sendiri. Allah mengabadikan khasiat rahasia madu ini dalam sebuah surat brnama An-Nahl yang berarti lebah, lebih spesifik terdapat dalam surat An-Nahl ayat 68-69, melalui surat ini Allah S.W.T menunjukkan betapa istimewanya lebah dengan berbagai khasiat dan manfaat yang terkandung didalamnya.

Dalam madu terdapat cukup banyak kandungan nutrisi yang cukup banyak dan memiliki banyak manfaat, mulai dari sukrosa hingga beberapa vitamin yang dibutuhkan tubuh manusia. Madu memang identik dengan kadar gulanya yang tinggi. Meski sama manisnya dengan gula, perlakuan tubuh manusia terhadap madu yang manis ternyata berbeda dibandingkan dengan gula. Madu dapat diproses langsung menjadi glukogen, sedangkan gula harus diproses terlebih dulu oleh enzim pencernaan di usus. Dengan demikian tubuh manusia bisa lebih cepat merasakan manfaat madu dibandingkan dengan gula pasir.

MADU SEBAGAI OBAT.

Kabar tentang khasiat dan manfaat madu sebagai obat bukanlah isapan jempol belaka, jauh sebelum penelitian tentang madu terbukti, Al-Qur’an lebih dahulu menjelaskan hal tersebut, bahkan sampai-sampai Allah S.W.T mengabadikannya dalam sebuah surat yang bernama surat An-Nahl yang berarti lebah. Allah S.W.T berfirman dalam surat An-Nahl ayat 68-69.

وَأَوْحَىٰ رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ
ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

Artinya:
Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia".
Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (Q.S. An-Nahl: 68-69).

Di antara manfaat dari madu ialah sebagai obat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satunya berfungsi menjaga daya tahan  tubuh juga sebagai obat terhadap suatu penyakit. Hal demikian telah dibuktikan oleh berbagai penelitian ilmu pengetahuan, karena madu itu termasuk sejenis makanan yang mudah dicerna dan banyak mengandung berbagai macam vitamin bahkan seluruh macam vitamin berada dalam madu itu. Hal ini sangat berguna bagi ketahanan tubuh sehingga menyebabkan seseorang tahan terhadap berbagai macam penyakit. Disamping itu pula menjadi obat bagi seseorang yang sedang ditimpa oleh suatu penyakit, terutama bagi orang yang diserang beberapa penyakit yang disebabkan kekurangan vitamin. Dalam sebuah Hadits disebutkan,

إن رجلا جاء إاى رسول الله صلى الله عليه وسلم فقال: إن أخي ستطلق بطنه فقال رسول الله: إسقه عسلا، فسقاه عسلا ثم جاءه فقال: يا رسول الله سقيته عسلا فما زاده إلا إستطلاقا. قال: إذهب فاسقه عسلا فذهب فسقاه عسلا، ثم جاء فقال: يا رسول الله ما زاده ذلك إلا استطلاقا. فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم: صدق الله وكذب بطن أخيك، إذهب فاسقه عسلا، فذهب فسقاه عسلا فبرئ

Artinya:
“Bahwa seorang laki-laki datang kepada Rasulullah Saw, seraya berkata: “Sesungguhnya saudaraku perutnya mulas”, maka Rasulullah Saw bersabda: “Minumilah ia madu”, kemudian orang itu memberikan minuman madu kepada yang sakit itu, lalu datanglah orang itu kepada Rasulullah Saw, seraya berkata: “Ya Rasulullah saya telah memberikannya minuman madu, tetapi hasilnya bertambah mulas’: Rasulullah Saw bersabda: “Pergilah dan minumi (lagi) lah ia madu”, maka orang itu pergi dan memberi si sakit madu, kemudian orang itu datang lagi kepada Rasulullah Saw seraya berkata: “Ya Rasulullah, hasilnya hanyalah bertambah mulas”, kemudian Rasulullah bersabda: “Allah berkata benar, dan perut saudaramu berdusta, maka pergilah dan berilah saudaramu itu madu”. Lalu orang itu pergi dan memberi si sakit itu madu, kemudian si sakit sembuh”.(H.R Bukhari Muslim dari Abu Sai’d Al Hudri).

KANDUNGAN NUTRISI MADU.

Manfaat madu yang begitu besar nyatanya didukung oleh berbagai kandungan nutrisi yang terdapat didalamnya, antara lain fruktosa (sekitar 38,5%) dan glukosa (sekitar 31,0%), sehingga mirip dengan sirup gula sintetis diproduksi terbalik, yang sekitar 48% fruktosa, glukosa 47%, dan sukrosa 5%. Karbohidrat madu yang tersisa termasuk maltosa, sukrosa, dan karbohidrat kompleks lainnya. Komposisi spesifik dari sejumlah madu tergantung pada bunga yang tersedia untuk lebah yang menghasilkan madu.

Fruktosa: 38.2%
Glukosa: 31.3%
Maltosa: 7.1%
Sukrosa: 1.3%
Air: 17.2%
Gula paling tinggi: 1.5%
Abu (analisis kimia):0.2%
Lain-lain: 3.2%

KHASIAT DAN MANFAAT MADU.

1. Madu sebagai obat batuk pilek.
Siapkan jeruk lemon atau satu jeruk nipis dan 2 sendok makan madu. Jeruk diperas, lalu air jeruk dicampur dengan madu. Tambahkan air hangat sampai menjadi satu gelas, minum sedikit-sedikit. Efek ramuan tersebut adalah untuk membantu melonggarkan batuk (ekspektoransia) dan menghilangkan rasa gatal-gatal di kerongkongan. Dalam sebuah penelitian terhadap 105 anak-anak, satu dosis madu soba sama efektifnya dengan dosis dekstrometorfan tunggal dalam mengurangi batuk malam hari dan membiarkan tidur yang nyenyak. Bahkan anti iritasi dan anti bakteri yang dimiliki madu bisa mengatasi masalah iritasi tenggorokan yang kerap kali melanda anak-anak dan orang dewasa.

2. Madu sebagai obat luka dan luka bakar.
Madu dapat dimanfaatkan untuk mengobati luka ringan, borok, luka bakar yang terbuka. Madu dioleskan di atas luka secara merata, lalu ditutup dengan kain kasa yang steril, kemudian dibalut dengan kain pembalut. Beberapa sifat madu adalah antibakteri dan higrokopis, yaitu menghisap air dari sekelilingnya. Diperkirakan bahwa efek pengeringan gula sederhana dan sifat antibakteri madu bergabung untuk menciptakan efek ini. Diperkirakan dalam waktu kurang lebih 5 hari, luka akan mulai mengering dan mulai tumbuh jaringan baru. Keuntungan dari pengobatan dengan madu ini ialah kain kasa tidak lengket pada kulit atau pada luka, sehingga mudah menggantinya. Bangsa Mesir membuat salep dari madu untuk menyembuhkan luka bakar ataupun luka akibat tusukan benda tajam. Sejak lama madu dipercaya memiliki khasiat sebagai antibiotik dan mampu menyulitkan ruang gerak kuman yang mematikan.

3. Madu sebagai suplemen untuk penambah berat badan.
Satu gelas susu dan satu atau dua sendok makan madu dicampur dan diminum sebelum tidur malam. Efek pengonsumsian susu dengan madu adalah agar tidur menjadi nyenyak, sehingga badan merasa segar waktu bangun pagi. Berat badan dapat meningkat dengan asumsi makanan sehari-hari sudah memenuhi syarat yang dianjurkan, yaitu “menu sehat dan seimbang.” Insya Allah, berat badan akan bertambah sekitar setengah kilogram dalam sebulan.

4. Mencegah kanker dan penyakit jantung.
Madu mengandung flavonoid, antioksidan yang membantu mengurangi risiko beberapa kanker dan penyakit jantung. Dengan kandungan antioksidan yang tinggi, madu dapat bermanfaat sebagai pencegah sel beberapa jenis sel kanker. Fungsi lain dari antioksidan juga dapat mengurangi risiko gangguan jantung dan stroke. Sebab, madu dapat melancarkan aliran darah agar tidak menggumpal dan tersumbat.

5. Mengatasi Gangguan Pencernaan.
Minum madu dengan air hangat sebelum tidur adalah salah satu cara paling aman untuk membantu membersihkan racun yang ada dalam sistem pencernaan tubuh. Antimikroba yang ada dalam madu organik mentah dapat membantu membunuh patogen berbahaya yang ditemukan di usus.

6. Anti-bakteri, anti iritasi dan anti jamur.
Semua madu bersifat antibakteri karena lebah menambahkan enzim yang membuat hidrogen peroksida. Dan minuman bermanfaat serta berkhasiat ini juga merupakan minuman yang diyakini anti iritasi dan juga anti jamur. Inilah mengapa madu sangat di anjurkan dalam mengobati banyak permasalahan di dalam tubuh.

7. Meningkatkan Stamina.
Tahukah anda bahwa para Atlet Olimpiade kuno akan makan madu dan buah ara kering untuk meningkatkan penampilan mereka. Ini sekarang telah diverifikasi dengan studi modern, menunjukkan bahwa ini lebih unggul dalam mempertahankan kadar glikogen dan memperbaiki waktu pemulihan daripada pemanis lainnya. Dan madu memang mengandung beberapa zat penting untuk meningkatkan stamina tubuh.

8. Kontrol Gula Darah.
Meskipun mengandung gula sederhana, namun kandungan madu tidaklah sama dengan gula putih atau pemanis buatan. Kombinasi pasti fruktosa dan glukosa benar-benar membantu tubuh mengatur kadar gula darah. Beberapa jenis madu memiliki indeks hipoglikemik rendah, sehingga tidak mempengaruhi kadar gula darah Anda. Bahkan madu adalah alternatif bagi penderita diabetes untuk memenuhi kebutuhan gula mereka.

9. Mengandung bakteri baik.
Beberapa varietas memiliki sejumlah besar kandungannbakteri ramah. Ini mencakup sampai 6 spesies lactobacilli dan 4 spesies bifidobacteria. Ini bisa menjelaskan tentang sifat terapeutik madu yang yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Meskipun begitu sebaiknya jangan diberikan untuk bayi kurang dari usia 6 bulan, karena kandungan dari Spora Clostridium botulinum telah ditemukan dalam persentase kecil madu. Hal ini tidak berbahaya bagi orang dewasa dan anak-anak yang lebih tua, namun bayi dapat memiliki reaksi penyakit yang serius di tahun pertama.

10. Memicu hormon tidur.
Minum madu sebelum tidur menyebabkan kadar insulin meningkat dalam jumlah kecil. Insulin dapat merangsang pelepasan tryptophan di otak. Tryptophan kemudian diubah menjadi serotonin, hormon relaksasi serta suasana hati yang baik dan membuat tidur nyenyak.

11. Madu untuk obesitas.
Orang yang berjuang melawan obesitas bisa mengkonsumsi madu pada malam hari, karena madu benar-benar bebas lemak dan akan membatasi asupan lemak. Mengkonsumsi air hangat yang dicelupkan lemon dengan satu sendok teh madu akan membantu mengurangi lemak perut.

12. Khasiat lain.
Sumber energi, mengatasi anemia, mengatasi TBC, menyembuhkan gangguan urat syaraf, menyembuhkan penyakit lambung, memperbaiki aktivitas ginjal, memperlambat penuaan dini, 

0 comments:

Post a Comment