June 23, 2019


Spirit Muslim. Hari Jum’at merupakan salah satu hari mulia dimana umat Muslim berbondong-bondong menuju masjid untuk melaksanakan Shalat Jum’at berjama’ah. Termasuk hari mulia karena hari Jum’at juga termasuk hari raya bagi umat Islam. Begitu mulianya hari Jumat ini hingga Allah memerintahkan umat Muslim untuk meninggalkan segala aktivitasnya termasuk jual beli demi untuk melaksanakan Shalat Jum’at. Banyak sekali amalan-amalan sunnah yang dapat dilakukan untuk menyambut hari mulia ini, mulai dari memakai wewangian saat hendak pergi ke Masjid, mandi sebelum berangkat ke Masjid, dan lain sebagainya sebagai bentuk memuliakan hari Jum’at.

Ada sebuah amalan sunnah pada hari Jum’at yang mana fadhilahnya akan mampu menjaga seseorang dari berbagai kejelekan dari hari jum’at hingga hari Jum’at berikutnya. Amalan yang dimaksud adalah membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nass masing-masing sebanyak 7 kali setelah selesai salam dari shalat Jum'at, dengan amalan ini insyaallah kita akan dilindungi oleh Allah dari berbagai kejelekan antara hari Jum'at hingga Jum'at yang akan datang.

Al-Bujairimi mengutip hadits lain yang diriwayatkan Ibnus Sunni dari hadits riwayat Aisyah R.A.

وَرَوَى ابْنُ السُّنِّيِّ مِنْ حَدِيثِ عاَئِشَةَ أَنَّ النَّبِيِّ قَالَ : ( مَنْ قَرَأ بَعْدَ صَلاةِ الجمعة ) قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ (الاخلاص) وقُلْ أَعُوذُ بربَّ الفَلَقِ (الفلق) وقَلْ أَعُوذُ بَربَّ النَّاسِ (الناس) سَبْعَ مَرَّاتٍ أعَاذِهُ اللهُ بِهَا مِنَ السّوُّءِ إِلَى الْجُمُعَةِ الأُخْرَى

Artinya:
“Ibnus Sunni meriwayatkan dari hadits riwayat Aisyah R.A bahwa Nabi S.A.W bersabda: ‘Barang siapa yang membaca surat Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Nass masing-masing tujuh kali, maka Allah akan melindunginya dari kejelekan sampai hari Jumat yang lain.” (Lihat Sulaiman Al-Bujairimi, Tuhfah al-Habib ‘ala Syarh al-Khathib, juz, II, h. 422).

Lebih jauh, Sulaiman Al-Bujairimi mengemukakan pendapat Abu Thalib Al-Makki seorang sufi besar, penulis kitab Qutul Qulub fi Mu’amalah Al-Mahbub yang menganjuran membaca ‘Ya ghaniyyu ya hamid, ya mubdi’u ya mu’id, ya rahimu ya wadud, aghnini bi halalika ‘an haramika wa bi tha’athika ‘an ma’shiyatika wa bi fadhlika ‘amman siwaka’, setelah shalat Jumat sebanyak empat kali.

قَالَ أَبُو طَالِبٍ اَلْمَكِّيُّ : وَيُسْتَحَبُّ لَهُ بَعْدَ الْجُمُعَةِ أَنْ يَقُولَ يَا غَنِيُّ يَا حَمِيدُ يَا مُبْدِىءُ يَا مُعِيدُ يَا رَحِيمُ يَا وَدُودُ ، أَغْنِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ ، أَرْبَعَ مَرَّاتٍ

Artinya:
“Abu Thalib Al-Makki berkata: ‘Dan dianjurkan bagi orang yang telah selesai melaksanakan shalat Jumat untuk membaca ‘Ya ghaniyyu ya hamid, ya mubdi`u ya mu’id, ya rahimu ya wadudu, aghnini bi halalika ‘an haramika wa bi tha’athika ‘an ma’shiyatika wa bi fadhlika ‘amman siwaka’, sebanyak empat kali.” (Lihat Sulaiman Al-Bujairimi, Tuhfatul Habib ‘ala Syarhil Khathib, juz, II, h. 422).

Dari segi hukum syariat membaca surat Al-Fatihah, Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Nass setelah imam salam sebanyak tujuh kali menurut para ulama dari kalangan madzhab Syafi’i adalah sunnah.

Kesunahan ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Al-Hafizh Al-Mundziri dari Anas bin Malik R.A. Hal ini sebagaimana keterangan yang terdapat dalam kitab Tuhfatul Habib karya Sulaiman al-Bujairimi.

وَرَوَى الحَافِظُ اَلْمُنْذِرِيُّ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ قَالَ :مَنْ قَرَأَ إذا سَلَّمَ الإمامُ يَوْمَ الجُمُعَةِ قَبْلَ أنّ يُثْنِيَ رِجْلَهُ فَاتِحَةَ الكِتَابِ وقُلْ هُوَ الله أحَدٌ وَالْمُعَوِّذَتَيْنِ سَبْعاً سبعاً غَفَرَ الله له ما تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وما تَأخَّرَ وأُعْطِيَ مِنَ الأجْرِ بِعَدَدِ كُلّ منْ آمَنَ بالله ورَسُولِه

Artinya:
“Al-Hafizh Al-Mundziri meriwayatkan dari Anas RA bahwa Nabi SAW bersabda, ‘Barang siapa yang membaca surat Al-Fatihah, Al-Ikhlash, Al-Falaq dan surat An-Nas (al-mu`awwidzatain) masing-masing sebanyak tujuh kali ketika imam selesai membaca salam shalat Jumat, sebelum melipat kakinya, Allah akan mengampuni dosanya yang lalu dan sekarang, dan diberi pahala sebanyak orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” (Lihat Sulaiman al-Bujairimi, Tuhfatul Habib ‘ala Syarhil Khathib, Beirut, Darul Kutub al-Ilmiyah, cet ke-1, 1417 H/1996 M, juz, II, h. 422).

Hadits yang dikemukakan di atas dengan sangat gamblang menunjukkan bahwa membaca surat Al-Fatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tujuh kali setelah shalat Jumat memiliki keutamaan yang sangat luar biasa, yaitu bisa menjadi sebab turunnya ampunan Allah SWT. Bahkan selain ampunan, Allah juga memberikan pahala besar bagi orang yang melakukannya.

0 comments:

Post a Comment