February 08, 2019


Spirit Muslim. Nabi Adam adalah manusia pertama yang diberikan keistimewaan tersendiri oleh Allah S.W.T. Saat nabi Adam diciptakan, seluruh makhluk bahkan termasuk para Malaikat dan jin di perintahkan untuk bersujud sebagai bentuk memuliakan atas ciptaan Allah S.W.T tersebut. Namun sayangnya iblis dengan segala keangkuhan dan kesombongannya menolak melakukan hal tersebut sehingga membuatnya diusir dari surga. Dendam yang membara membuat iblis mengerahkan segala upaya agar nabi Adam terperdaya dan mengikuti langkah-langkahnya.

Hingga suatu ketika, saat nabi Adam dan siti Hawa berada di surga mereka telah diperingatkan oleh Allah S.W.T agar merek tidak memakan salah satu buah terlarang, yakni buah Khuldi. Namun dengan segala tipu daya syetan akhirnya mereka berdua terbujuk dan memakan buah tersebut. Allah S.W.T mengetahui hal tersebut dan membuat Allah murka hingga mengeluarkan mereka berdua dari surga dan diturunkan ke Bumi.. beliau menangis selama 300 tahun. Nabi Adam tidak mengangkat kepalanya ke langit karena terlampau malu kepada Allah SWT. Beliau sujud di atas gunung selama seratus tahun. Nabi Adam pun memohon dan berdoa agar Allah S.W.T mengampuninya dan mengembalikan mereka ke Surga. Doa tersebut termaktub dalam surat Al-A’raf ayat 23.


1. KALIMAT.

رَبّنا ظَلَمْنا أَنْفُسَنا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنا وَ تَرْحَمْنا لَنَكونَنَّ مِنَ الخاسِرينَ

2. TRANSLITERASI.
Rabbanaa dzalamnaa anfusanaa wa illam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunannaa minal khaasiriin.

3. ARTI.
“Keduanya berkata: Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi”

0 comments:

Post a Comment