February 08, 2019


Spirit Muslim. Iftitah merupakan salah satu doa yang sunnah untuk dibaca pada saat melaksanakan shalat. Doa Iftitah ini umum dibaca pada saat selesai takbiratul ihram. Memang doa ini pada awalnya bukan Rasulullah sendiri yang mempraktekkannya, akan tetapi ada seorang sahabat yang membaca lantunan doa Iftitah sesaat sebelum membaca surat Al-Fatihah. Kemudian doa tersebut terdengar oleh Rasulullah S.A.W dan beliau mengagumi hal tersebut lantaran doa Iftitah tersebut sampai mampu membuka pintu-pintu langit. Dari kejadian tersebut kemudian doa Iftitah disunnahkan hingga saat ini  Lantas seperti apa bacaan doa Iftitah tersebut ? berikut penjelasan selengkapnya.

1. KALIMAT.

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

2. TRANSLITERASI.
Allaahu akbar. kabiirawwalhamdu lillaahi katsiira. wa subhaanallaahi bukrataw wa ashiilaa. innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifammuslimawwamaa anaa minal musyrikiin. inna shalaati wa nusukii wa mahyaaya wa mamaati lillaahi rabbil'aalamiin. Laa syaariika lahu wa bidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiin.

3. ARTI.
“Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan segenap kepatuhan atau dalam keadaan tunduk, dan aku bukanlah dari golongan orang-orang yang menyekutukan-Nya. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim (Orang-orang yang berserah diri).”

0 comments:

Post a Comment