July 10, 2017




Spirit Muslim. Salah satu negara yang kini menjadi salah satu sorotan dunia adalah Qatar. Bagaimana tidak, sebuah negara yang dulunya terlihat miskin kini mampu bertransformasi menjadi salah satu negara besar di dunia. Keberadaannya pun juga diperhitungkan oleh negara-negara serumpun, seperti Arab Saudi, Mesir, hingga Bahrain, bahkan negara bagian uni eropa menaruh hormat kepada negara ini, sebut saja Inggris yang dulunya pernah menjajah Qatar namun sekarang Qatar mampu mensetarakan derajatnya dengan Inggris.

Cadangan minyak dan gas di negara inilah yang membuat Qatar dan penduduknya hidup makmur dan berkecukupan. Tidak hanya itu saja, bahkan negara ini menggunakan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup dan pemerintahannya, maka tak mengherankan jika Allah menitipkan sebagian kecil kekayaan di dunia ini kepada Qatar.

Layaknya sebuah negara-negara lain, Qatar juga tak lepas dari sebuah permasalahan yang menjeratnya. Sejumlah negara Arab kini memutus hubungan diplomatik dengan menuduh Qatar mendukung ekstrimisme dan terorisme. Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, dan Bahrain secara resmi memutus hubungan diplomatik dengan Qatar pada Senin pagi 5/6/2017. Langkah tersebut rupanya diikuti oleh Yaman, Libya, dan Maladewa dengan melakukan hal serupa pada siang harinya.
Namun terlepas dari konflik diplomatik, Qatar memiliki sisi luar biasa sebagai salah satu negara terkaya di dunia. Qatar memiliki berbagai prestasi menakjubkan belakangan ini, diantaranya Qatar menjadi pemain kunci, baik secara regional maupun global dalam beberapa tahun terakhir seperti kesiapan negara tersebut menjadi tuan rumah piala dunia 2022.

Selain itu, stasiun televisi Al-Jazeera yang dimiliki pemerintah mampu memantapkan diri sebagai salah satu media internasional terkemuka.

Dibidang politik, Qatar menorehkan prestasi yang luar biasa, Qatar berupaya untuk menjadi sponsor utama perundingan damai pihak-pihak yang bertikai di Afghanistan.

Inilah sedikit dari kehebatan Qatar, meskipun memiliki luas yang tidak seberapa namun negara ini mampu membuktikan bahwa Qatar adalah salah satu negara termakmur di dunia.

AWALNYA QATAR NEGARA MISKIN.

Mari kita bandingkan, kondisi Qatar sekarang jelas berbeda dengan Qatar beberapa puluh tahun yang lalu dimana Qatar pada waktu itu adalah salah satu kawasan miskin di daerah Arab. Benar-benar tidak ada yang bisa diandalkan mengenai ekonomi di negara ini. Setiap hari penduduk menggantungkan hidupnya dengan melaut karena hanya ini yang bisa dilakukan masyarakat untuk tetap bertahan hidup.

Tanah Qatar sangat tandus sehingga tidak memungkinkan untuk bercocok tanam dan menghasilkan panen yang melimpah. Masyarakat pun akhirnya mulai memutar otak dan mulai menggeluti mutiara sebagai penghasilannya. Namun sayang, keberuntungan masih menjauhi negara ini, hasil dari menambang mutiara tidak menjanjikan, ditambah lagi dalam keadaan seperti itu Qatar berada dibawah pengawasan dan penjajahan Inggris yang membuat mereka semakin tertekan dan merana.

KEMERDEKAAN DAN KEMAKMURAN QATAR.

Dulu Qatar dimata Inggris sama sekali tidak berarti apa-apa selain sebuah negara yang tandus yang hanya dipakai sebagai tempat transit saja untuk menuju India. Merasakan kehidupan yang semakin sulit membuat penduduk Qatar semakin menyadari bahwa mereka merasa perlu untuk memperjuangkan kemerdekaannya. Tujuannya tak lain hanya untuk lepas dari keterikatan barat serta memperbaiki taraf kehidupan mereka.

Hingga akhirnya Inggris memberikan Qatar sebuah kebebasan dengan kemerdekaan yang diraihnya. Negara ini berhasil merdeka dari belenggu Inggris pada 1971. Tidak lama setelah itu, akhirnya Qatar menemukan cadangan gas alam cair (LNG) terbesar nomor 3 setelah Rusia dan Iran.

Baca juga: Profil Qatar

Titik balik kemajuan Qatar adalah melalui minyak-minyaknya. Berkat minyak yang melimpah membuat kelangsungan ekonomi negara ini berangsur-angsur membaik. Kemiskinan perlahan berkurang seiring dengan permintaan jutaan barel minyak Qatar oleh negara-negara di dunia. Proses ini tidak berlangsung begitu saja, tetapi melalui sebuah proses panjang hingga Qatar dapat menjadi besar seperti sekarang ini. Berikut kemewahan dan fasilitas yang tersedia di Qatar.

1. CADANGAN MINYAK DAN GAS.
Dengan cadangan LNG yang mencapai 900 triliun kaki kubik membuat Qatar menjadi eksportir LNG terbesar didunia setelah Rusia dan Iran. Penerimaan dari minyak dan gas tersebut membuat pendapatan perkapita rata-rata negara ini mencapai lebih dari $US 100.000, dan pendapatan per-kapita ini jauh melampaui AS maupun Inggris.

2. JAMINAN TEMPAT TINGGAL OLEH NEGARA.
Seluruh rakyatnya, baik bayi maupun dewasa, pria maupun wanita sudah disediakan tempat tinggal oleh pemerintah.

3. PENDIDIKAN.
Begitu usia sekolah, penduduk disana diperbolehkan memilih sekolah dimana saja di Qatar dan negara yang membiayai biaya sekolah tersebut termasuk uang saku.

4. PEKERJAAN DI QATAR.
Setelah tamat belajar, penduduk disana dipersilakan memilih pekerjaan sesukanya. Negara memberi jaminan pekerjaan dan gaji yang lebih tinggi dari Ekspatriat / Tenaga kerja asing untuk kualifikasi setara dan sejenis. Para pekerja di Qatar juga dimanjakan dengan aturan cuti yang lazimnya 24 hari dalam setahun, belum termasuk hari libur saat hari besar seperti Idul Fitri dan Idu Adha. Bahkan kabar yang beredar, ketika bulan Ramadhan tiba, pekerja hanya diwajibkan masuk setengah hari saja.

5. PERNIKAHAN DAN FASILITAS YANG DIBERIKAN.
Bila waktu pernikahan tiba, suami diperbolehkan memiliki 4 orang istri. Bahkan negara yang menyediakan untuk masing-masing istri berupa pembantu rumah dan sopir. Negara juga yang menggaji pembantu dan sopir tersebut. Bila istri melahirkan sang istri boleh memilih rumah sakit mana saja yang ada di Qatar dan sekali lagi negara yang akan menanggung semua biaya persalinan istri.

6. PRAJURIT DAN POLISI DI QATAR.
Selain memiliki prajurit dan tentara sendiri, negara ini juga menyewa USA Naval dan Army untuk menjadi prajurit dan menjaga kemanan negara. Negara juga memiliki polisi, namun juga membayar polisi dari Pakistan untuk menjaga dan mengatur lalu lintas. Meski demikian, jabatan tertinggi seperti Jenderal, Komandan, maupun Inspektur tetap dipegang oleh warga Qatar sendiri. Selain itu penjara di Qatar juga nyaris sepi narapidana karena tingkat kejahatan disana terbilang cukup rendah.

7. SARANA DAN PRASARANA DI QATAR.
Qatar memiliki stadion yang cukup banyak sekelas Old Trafford. Maka tak heran jika Qatar kini ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan piala dunia tahun 2022. Selain itu, Qatar juga menjadi sponsor utama FC Barcelona. Qatar juga berperan sebagai penyelenggara balap MotoGP dan sedang menawarkan 2 sirkuit terbaik kelas dunia sebagai penyelenggara event F1..

8. PENDAPATAN PER-KAPITA.
Negara ini, pada tahun 2015-2016 pendapatan perkapita (GDP) mencapai US$ 132.000 atau setara 1,7 Milyar perkepala per tahun. Dengan kata lain, gaji / pendapatan rata-rata penduduknya mencapai Rp. 147.000.000 per bulan. Bahkan diprediksi tahun 2017 ini GDP Qatar akan menembus US$ 145.894. Di negara ini tidak ada pajak untuk rakyatnya. Jenis bank yang ada di Qatar pun berupa bank tanpa menerapkan riba dan suku bunga.

9. KEHEBATAN LAIN QATAR.
Pada saat ulang tahun sang raja, kadang seluruh hutang rakyatnya pada bank dihapuskan hingga rakyat tidak memiliki hutang kepada bank. Qatar adalah sebuah kerajaan yang menjadikan Al-Quran sebagai undang-undang dan hukum positif disana. Tidak ada undang-undang atau hukum yang lebih tinggi kedudukannya dari Al-Quran.

Dalam periode 5 tahun belakangan ini, Qatar menggelontorkan dana mencapai 80 M Poundsterling untuk membangun sarana dan prasarana umum. Pendapatan yang melimpah juga memungkinkan pemerintah melakukan ekspansi bisnis dan investasi di luar negeri. Di Inggris, Qatar memiliki saham kepemilikan Shard di London, salah satu gedung tertinggi di Eropa dan toserba Harrods.

Tak hanya itu, Qatar juga memiliki kawasan bekas perkampungan atlet olimpiade London, blok apartemen mewah di Hyde Park dan sebagian kawasan keuangan di Canary Wharf.

Qatar ibarat surga adalah sebuah fakta. Memang benar, bahwa di negara ini cukup jarang dijumpai penduduknya yang hidup kesusahan. Mayoritas mereka hidup sangat berkecukupan dengan rata-rata pendapatan tertinggi di dunia. Qatar sekarang sangat berbeda dengan dulu, mereka mampu mengubah nasib mereka menjadi lebih baik. Dulu mereka begitu terlunta-lunta dibawah kaki Inggris yang menjajahnya. Namun setelah mereka merdeka, nasib mereka langsung meroket dan berbalik arah, bahkan mereka mampu melumat habis Inggris perihal kesejahteraan penduduknya. Inilah salah satu bukjti janji Allah dalam Al-Quran


وَلَوْ أَنَّ اَهْلَ الْقُرَى ءَامَنُوْا وَ التَّقُوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَتٍ مِّنَ السَّمَآءِ وَ الْأَرْضِ

Artinya:
"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami (Allah) akan melimpahkan kepada merekka berkah dari langit dan bumi". (Q.S. Al-A'raf: 96).

Inilah pelajaran berharga untuk negeri kita, Indonesia. Indonesia yang harusnya jadi negara paling makmur didunia dengan kekayaan alam yang melimpah. Namun sayang, Islam malah dicampakkan padahal kita merdeka atas rahmat Allah S.W.T.

وَلَكِنْ كَذَّبُوْا فَأَخَذْنَهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

Artinya: "....tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya". (Q.S. Al-A'raf: 96).

Kiranya Qatar mampu menjadi cambuk berharga bagi kemajuan Indonesia, bagaimana tidak, Indonesia memiliki semua apa yang dibutuhkan oleh penduduknya, kekayaan alam yang melimpah, mulai dari berbagai macam tumbuhan, hewan, hingga barang tambangnya, sudah seharusnya dapat dikelola untuk kesejahteraan penduduknya. Namun keinginan itu semua telah sirna digerogoti oleh nafsu para penguasa negeri yang hanya mementingkan perut dan kepuasan diri mereka tanpa memperhatikan potensi luar biasa yang dimiliki oleh negeri ini. Maka benar adanya jika Allah mencabut kesejahteraan dan kemakmuran negeri ini karena keserakahan segelintir manusia hina itu.

Wallahu 'alam.

0 comments:

Post a Comment