May 27, 2017




Spirit Muslim. Assalamu'alaikum sahabat yang dirahmati Allah. Memasuki bulan Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan ini maka sudah selayaknya kita manfaatkan untuk mencari pahala dan ridha Allah sebanyak-banyaknya. Pintu rahmat dan ampunan terbuka lebar pada bulan ini. Nah, sahabat bebagai kegiatan dapat kita lakukan yang dapat mendatangkan pahala. Salah satunya adalah shalat tarawih. Shalat yang menjadi sunnah rasul pada malam bulan Ramadhan ini menjadi salah satu kebiasaan yang melekat erat bagi masyarakat muslim, utamanya masyarakat Indonesia.
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ اِيْمَانًا وَ حْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:
"Barang siapa mendirikan shalat shalat bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu". (H.R. Muttafaq 'alaih).

اِنَّهُ مَنْ قَامَ مَعَ الْاءِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفُ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةً

Artinya:
"Sesungguhnya siapa yang shalat (Tarawih) bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyamul lail". (H.R. Nasai: 1605, At-Tirmidzi: 806, Ibn Majjah: 1327, Dinyatakan shahih oleh At-Tirmidzi dan Syeikh Al-Abbani dalam Irwa' Al-Ghalil: 447).

Namun tahukah sahabat dibalik disunnahkannya shalat Tarawih ternyata menyimpan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Salah satunya gerakan shalat Tarawih diketahui dapat meningkatkan fleksibilitas dan kebugaran otot tubuh karena memiliki durasi rakaat yang lebih banyak dibandingkan shalat fardhu.

"Tingkat metabolisme otot meningkat ketika melakukan shalat sehingga menyebabkan kekurangan oksigen dan nutrisi otot. Kekurangan ini akan menyebabkan Vasodilatasi yakni peningkatan kaliber pembuluh darah, sehingga memungkinkan darah mengalir dengan mudah kembali ke jantung. Peningkatan beban jantung akan memperkuat dan memperbaiki sirkulasi otot jantung", tutur Dr. Ibrahim B. Syed, Ph.D (profesor kedokteran klinis University of Louisville School of Medicine.

Menurut Dr. Ibrahim, glukosa dalam darah dan plasma insulin mulai meningkat dalam waktu 1 jam atau lebih setelah berbuka puasa. Glukosa dan gula darah mencapai tingkat tinggi dalam waktu 1 atau 2 jam kemudian. Saat masuk shalat Tarawih, glukosa yang beredar akan diubah menjadi CO2 dan H2O agar tetap stabil.

Tidak hanya sampai disitu saja sahabat, ternyata doa-doa yang dilantunkan selama Tarawih juga membantu pengeluaran kalori ekstra dan meningkatkan fleksibilitas, koordinasi, mengurangi stress, kecemasan, hingga depresi. subhanallah.

Lebih lanjut lagi Dr. Ibrahim menjelaskan berbagai manfaat salat Tarawiih bagi kesehatan sebagai berikut:

1. MENINGKATKAN KEBUGARAN FISIK

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 17.000 orang alumni Harvard university memberikan bukti kuat bahwa latihan aerobik setara dengan jogging sekitar 3 mil sehari dapat meningkatkan kesehatan dan memperpanjang usia. Shalat tarawih sama halnya dengan aerobik karena didalamnya terdapat gerakan-gerakan yang dapat membakar kalori seperti halnya aerobik. Pria yang mengeluarkan energi sekitar 2000 Kkal setiap minggu memiliki angka kematian seperempat sampai sepertiga kali lebih rendah dibandingkan yang sedikit atau tidak berolahraga. Inilah alasannya mengapa shalat Tarawih dapat meningkatkan kesehatan seseorang.

2. MENINGKATKAN DAYA TAHAN TUBUH LANSIA.

Seiring bertambahnya usia, aktivitas yang dilakukan seseorang berkurang karena tulangnya menjadi semakin tipis dan rapuh. Jika tidak mendapat perhatian yang serius, maka resiko terkena Osteoporosis semakin besar. Gangguan seperti ini banyak dialami oleh wanita, terlebih ketika memasuki usia Menopause. Ini terjadi karena adanya penurunan hormon Esterogen dalam tubuh.

Saat melakukan gerakan yang teratur selama shalat Tarawiih, maka kekuatan otot, tendon, fleksibilitas sendi, dan respon kardiovaskular (jumlah darah yang dipompa jantung) akan semakin meningkat. Sebagai contoh, peregangan yang dilakukan oleh lengan bawah saat mengangkat tubuh setelah sujud akan meningkatkan konten mineral pada tulang lengan bawah.

Jumlah beban yang bervariasi dari setiap gerakan shalat akan memberikan efek lubrikasi/ pelumasan pada tulang-tulang sendi. Hal ini yang menunjang terhadap terpeliharanya fleksibilitas pada sendi-sendi tubuh. Oleh karena itu, shalat tarawih memungkinkan para lansia tetap stabil ketika menghadapi kesulitan tak terduga yang dapat melukai tubuhnya.

Selain itu pada orang tua atau lansia, kemampuan mengingat suatu kejadian yang baru terjadi (Short Term Memory) akan menurun seiring berjalannya waktu. Sholat tarawih lah solusinya. Sholat tarawih terbukti dapat meningkatkan kemampuan ingatan Short Term Memory pada orang tua dengan menjaga Memory Pathways pada otak terbuka dan berkomunikasi antara satu dengan yang lainnya terutama pada saat pengulangan ayat-ayat Al-Quran secara terus menerus dalam shalat tarawih. Selain itu, melalui shalat Tarawih seseorang akan berlatih untuk fokus dan menyingkirkan berbagai pikiran yang datang mengganggu.

3. MEMPERBAIKI MOOD (SUASANA HATI).

Olahraga diketahui dapat meningkatkan suasana hati, kualitas hidup, kecemasan, hingga depresi. Selain olahraga ternyata dalam Islam terdapat sebuah aktivitas yang mirip dengan olahraga, yakni shalat. Selain shalat fardhu ternyata shalat Tarawih juga dapat meningkatkan mood seseorang bahkan lebih baik lagi karena aktivitas shalat Tarawih memacu seseorang untuk melakukan gerakan-gerakan yang lebih daripada shalat fardhu. 

Peneliti dari Harvard University dr. Herbert Benson menemukan bahwa melafalkan do'a dan ayat suci Al-Quran ditambah dengan aktivitas ringan akan memacu relaksasi yang dapat menurunkan tekanan darah, tingkat pernapasan, dan denyut jantung.

Oleh karena itu gerakan fisik saat melakukan shalat akan meningkatkan respon fleksibilitas, koordinasi, serta relaksasi. Aktivitas tersebut juga mengurangi respon Autonom yang berhubungan dengan stress dan melegakan kekhawatiran serta depresi. Adrenalin dan nonadrenalin juga disekresikan selama melakukan aktivitas shalat tarawih. Kedua nontransmiter ini bertanggungjawab dalam menjaga tubuh tetap siaga setelah melakukan aktivitas shalat. Hal ini menjadikan shalat Tarawih suatu hal unik dimana terjadi kombinasi antara gerakan, perasaan damai, rasa euphoria, dan keluhuran.

4. MENURUNKAN KADAR GULA DALAM DARAH.

Setelah berbuka puasa biasanya kita cenderung makan makanan secara berlebih. Hal ini jika berangsur-angsur dibiarkan maka akan membahayakan tubuh kita terutama bagi penderita diabetes. Makanan manis yang disantap saat berbuka puasa dapat meningkatkan kadar gula dalam tubuh secara signifikan sehingga dapat mengakibatkan kerusakan tubuh terutama pada penderita diabetes. Shalat tarawih adalah solusi mudah untuk menurunkan kadar gula dalam darah dengan aman.

Shalat Tarawih memiliki gerakan-gerakan yang bersifat seperti melakukan peregangan dan olahraga ringan. Kurang lebih 200 kalori terbakar dengan melakukan shalat Tarawih sebanyak 20 rakaat. Kegiatan ini akan membakar kalori berlebih yang kita peroleh saat berbuka puasa. Gula darah akan mengalami kenaikan secara perlahan pada saat berbuka puasa. Dengan melakukan shalat Tarawih maka glukosa akan lebih cepat dibakar menjadi CO2 dan H20.

5. MEMBANTU MENGONTROL BERAT BADAN.

Manfaat shalat Tarawih lainnya yang tidak kalah bermanfaatnya adalah dapat mengontrol berat badan tubuh. Shalat Tarawih pada dasarnya mampu mengeluarkan kalori berlebih dalam tubuh. Nah biasanya pada saat kalori tersebut telah terbakar maka nafsu makan seseorang akan bertambah. Lain halnya dengan shalat Tarawih, shalat tarawih mampu mengeluarkan kalori dalam tubuh tanpa meningkatkan nafsu makan.

Kombinasi dari pembatasan asupan makanan saat sahur dan buka puasa disertai shalat Tarawih akan membantu mengurangi berat badan. Berat badan akan tetap terkontrol jika tidak makan terlalu banyak pada saat sahur dan buka puasa serta rajin melaksanakan shalat Tarawih.

Berbagai keterangan tadi hanyalah sedikit manfaat yang dapat kita peroleh dari shalat Tarawih. Jauh lebih dari itu semua, inti dari shalat Tarawih semata-mata adalah untuk menjalankan perintah Allah dan sunnah Rasul tanpa mengharap apapun juga selain ridha Allah S.W.T. Semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi kita semua untuk lebih giat beribadah pada bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Insyaa Allah.

0 comments:

Post a Comment