April 27, 2017




Spirit Muslim. Kurma (Phoenix Dactylifera) merupakan buah yang berasal dari timur tengah yang memiliki berbagai manfaat, Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wa Sallam : 

"Kurma Ajwah itu berasal dari Surga, ia adalah obat dari racun". (HR. Ibnu Majah).
Kurma diyakini berasal dari sekitar teluk Persia dan dibudidayakan sekitar 400 SM. Tidak hanya di daerah Arab, kurma juga telah menyebar dan dibudidayakan di benua  Amerika dan Eropa. Menariknya, semakin tandus tanah yang digunakan untuk menanam pohon Kurma semakin subur dan semakin manis rasa Kurma tersebut. Pohon Kurma memiliki tinggi sekitar 15-25 m dengan buah yang dihasilkan biasanya memiliki panjang 3-7 cm dan berdiameter 2-3 cm dengan biji tunggal. Buah Kurma dibagi menjadi 3 golongan utama yaitu:

1. Golongan lunak (Ruthab).
2. Semi kering.
3. Kering (Tamr).

Buah yang dahulunya diperkirakan dari Teluk Persia ini memiliki berbagai macam manfaat dengan kandungan vitamin dan mineral yang tinggi.

Kurma tidak hanya dimakan langsung untuk mendapatkan manfaatnya namun juga dengan merendamnya untuk mendapatkan air Nabeez. Air tersebut merupakan air rendaman dari Kurma atau kismis selama semalam (8-12 jam) dengan menggunakan wadah tertutup yang telah diisi air matang dan diminum keesokan harinya. Air ini dapat bertahan hingga 1-2 hari jika disimpan di lemari es. Manfaatnya dapat membantu untuk membuang zat berbahaya dalam tubuh, membantu untuk memulihkan sistem pencernaan, serta membuang kelebihan asam pada perut.


Tidak hanya buahnya, namun juga biji Kurma memiliki manfaat. Caranya yaitu dengan menjemurnya hingga kering kemudian disangrai dan ditumbuk hingga berbentuk seperti serbuk kopi dan siap untuk diseduh. Dalam 100 gr biji kurma terdapat protein sebesar 5,2%, lemak 9,32%, serat 13,6%, serta minyak kuning-hijau sebesar 8%. Olahan biji Kurma tersebut dapat digunakan sebagai lulur dengan mencampurkannya dengan minyak Zaitun dan Madu. Untuk masalah kebotakan, Anda dapat menambahkan bubuk biji Kurma dengan minyak Zaitun dan dioleskan di kepala.

Setelah mengetahui apa saja kandungan gizi yang terdapat pada Kurma, sekarang mari kita lanjutkan dengan pembahasan mengenai manfaat buah Kurma untuk kesehatan manusia.

KURMA YANG KAYA MANFAAT DAN KHASIAT

Mencegah Osteoporosis. kandungan mineral yang sangat tinggi pada buah Kurma menjadikannya makanan super untuk memperkuat tulang dan melawan penyakit seperti Osteoporosis dan Reumatik. Kurma mengandung Selenium, Mangan, Tembaga, dan Magnesium. Seluruhnya merupakan komponen dari pertumbuhan dan kekuatan tulang, khususnya bagi orang-orang yang mulai menua dan tulang mereka mulai melemah. Makan 15 buah Kurma setiap hari dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan mineral penting seperti Kalsium, Kalium, Magnesium, Sulfur dan Boron.


Serat Terbaik Untuk Usus. Usus yang bekerja terus menerus harus dibersihkan dari sisa-sisa makanan supaya kinerjanya kembali optimal. Serat adalah salah satu zat yang berfungsi membersihkan usus. Kurma mengandung serat larut dalam bentuk Pektin yang lebih banyak dibanding buah-buahan lain. Konsumsi buah Kurma secara rutin membantu menghambat pertumbuhan organisme patologis dan membantu menstimulasi bakteri baik yang bermanfaat bagi usus.


Mencegah Kanker Otak. Buah Kurma mengandung mineral yang cukup tinggi. Diantaranya Magnesium, Sulfur, Potassium, Kalsium dan Boron yang berfungsi untuk pencegahan kanker otak. Dengan mengkonsumsi 15 butir Kurma setiap hari, anda sudah bisa memenuhi hingga 80% kebutuhan Magnesium dan 70% kebutuhan Sulfur.


Sebagai Sumber Energi. Selain sumber serat yang baik, Kurma juga merupakan sumber energi yang efektif. Dengan mengkonsumsi 100 gram buah Kurma segar anda dapat memenuhi kebutuhan energi harian hingga 12 hingga 15 persen. Jika anda mengkonsumsi kurma kering, kandungan antioksidannya menjadi berkurang. Kurma merupakan sumber energi instan, sehingga sangat baik dikonsumsi oleh orang pada saat berbuka puasa.


Sumber Antioksidan. Kurma merupakan sumber antioksidan yang sangat bagus. Zat-zat Fitokimia yang terdapat pada Kurma antara lain Polifenol, Sterol, Tanin, dan Karoten yang berfungsi melindungi tubuh dari radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker.


Mengobati Demam Berdarah. Sebuah studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi buah kurma dapat membantu meningkatkan jumlah Trombosit pada pasien penderita demam berdarah. Presentase peningkatan kadar Trombosit dengan pemberian sari Kurma adalah 23.90% per hari, sedangkan peningkatan kadar trombosit tanpa konsumsi sari kurma adalah 8.09% per hari. Kandungan sari kurma yang diduga turut berperan dalam meningkatkan produksi Trombosit adalah sejumlah Karbohidrat seperti Manosa, Galaktosa, Arabinosa, dan Xilosa sebagai bahan penyusun Granula Trombosit.


Menjaga Kesehatan Jantung. Kurma merupakan buah yang kaya akan kandungan Kalium. Seperti yang kita tahu salah satu fungsi Kalium adalah menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah karena dapat menstabilkan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot-otot jantung, dan mengatur tekanan darah. Jika Kurma direndam semalam, ditumbuk pada pagi hari, lalu dimakan, kurma akan menunjukkan dampak positif pada jantung yang lemah. Lebih lanjut, mengkonsumsi Kurma disarankan sebagai cara yang menyehatkan dan lezat untuk mengurangi tingkat kolesterol LDL (kolesterol jahat) dalam tubuh, yang merupakan faktor utama penyebab serangan jantung, penyakit jantung, dan stroke. Oleh sebab itu, jika dikonsumsi 2 kali seminggu, buah Kurma dapat menjaga kesehatan jantung secara signifikan.



Mencegah Resiko Stroke. Resiko Stroke bisa dikurangi hingga 40% dengan cara mengkonsumsi Kalium sebanyak 400 mg/100 gram per hari. Kebutuhan Kalium tersebut bisa dipenuhi dengan mengkonsumsi minimal 5 butir Kurma basah setiap hari. Jika Anda ingin mendapatkan jumlah yang lebih banyak bisa mengkonsumsi jus sari buah Kurma.


Melancarkan Pencernaan. Kurma memiliki kandungan serat larut dalam buah masak dan serat tak larut dalam buah yang belum masak. Jika serat larutnya berfungsi membersihkan saluran pencernaan, maka serat tak larut ini bertujuan sebagai pendukung perkembangan prebiotik baik yang sangat diperlukan untuk membersihkan sistem pencernaan yang juga berdampak pada lancarnya proses buang air besar (BAB).


Aman Untuk Penderita Hipertensi. Kurma juga rendah Natrium namun tinggi akan Kalium yang jumlahnya meningkat seiring tingkat kematangannya sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita Hipertensi.


Mencegah Anemia. Buah Kurma memiliki kemampuan untuk mencegah Anemia. Kandungan zat besi dan Kalsium pada Kurma berperan dalam pembentukan sel darah merah. Selain itu kandungan asam Askorbatnya juga baik untuk menjaga ketersediaan zat besi dalam tubuh sehingga proses produksi Hemoglobin dapat berlangsung dengan baik. Kandungan tinggi zat besi menyeimbangkan kekurangan zat besi pada pasien Anemia, meningkatkan energi dan tenaga, dan disaat yang bersamaan mengurangi rasa lelah dan lesu.


Meningkatkan Daya Ingat Dan Kerja Otak. Manfaat buah Kurma yang selanjutnya adalah untuk meningkatkan daya ingat dan juga meningkat kinerja otak. Hal ini karena kandungan Kalium yang tinggi pada Kurma dapat melancarkan distribusi oksigen ke otak dan memperlancar keseimbangan cairan tubuh.


Mencegah Insomnia. Insomnia atau kesulitan untuk tidur tepat waktu kerap kali diderita oleh orang-orang yang sibuk di zaman modern seperti saat ini. Dampaknya, keseimbangan tubuh mulai terganggu karena sistem metabolisme yang tidak teratur. Kandungan vitamin B3 dalam buah Kurma dapat membantu anda mengurangi gejala Insomnia tersebut.


Aman Untuk Penderita Diabetes. Selain aman dikonsumsi oleh penderita tekanan darah tinggi, Kurma juga aman dikonsumsi oleh penderita Diabetes. Kurma mengandung Karbohidrat sederhana yaitu Glukosa dan Fruktosa. Glukosa adalah karbohidrat yang sudah siap serap dan membutuhkan Insulin dalam penyerapannya. Sedangkan Fruktosa adalah gula yang terdapat dalam buah-buahan. Untuk masuk ke dalam sel, Fruktosa tidak membutuhkan Insulin, dengan demikian Kurma aman bagi pengidap Diabetes Melitus (DM).


Bebas Lemak Jenuh. Kurma merupakan buah dengan kandungan serat yang baik dan tidak memiliki kandungan lemak jenuh, Kolesterol dan Sodium. Hal tersebut diungkapkan oleh Fendy Susanto ahli gizi dari Nutrifood Research Center.


Membantu Perkembangan Otot. Kurma juga bermanfaat untuk perkembangan otot dalam tubuh. Hal ini karena Kurma segar memiliki kandungan Protein yang lebih besar dibanding dengan buah-buahan yang lain. Dalam buah Kurma juga terkandung Lysine yang berfungsi sebagai stimulan otot untuk berkembang. Nah, kandungan Lysine pada Kurma ini jauh lebih besar dibanding buah-buahan lain seperti jeruk misalnya. Namun, perlu dicatat, bahwa kandungan Protein pada Kurma kering sudah mengalami penurunan dibanding versi segarnya. Jadi, jika meninginkan manfaat Kurma sebagai pembantu perkembangan otot, sebaiknya gunakan Kurma segar.


Mencegah Penggumpalan Darah. Buah ini juga kaya akan kandungan Asam Salisilat yang berfungsi mencegah penggumpalan darah dan mengendalikan tekanan darah. Darah yang menggumpal sangat berbahaya bagi kesehatan karena dapat menyebabkan resiko Stroke dan penyakit jantung.



Menjaga Kesehatan Kulit. Asam Salisilat pada Kurma juga bermanfaat untuk kecantikan kulit. Dalam dunia kecantikan, Asam Salisilat juga digunakan untuk membersihkan kulit dari berbagai masalah seperti jerawat, komedo dan kelebihan minyak.


Mengobati Alergi. Salah satu aspek paling menarik dari buah Kurma adalah kandungan Sulfur organik yang dimilikinya. Elemen ini bukanlah elemen umum yang bisa ditemukan pada makanan, namun memiliki manfaat kesehatan yang bermanfaat, termasuk mengurangi reaksi alergi dan alergi musiman. Menurut penelitian di tahun 2002, kandungan Sulfur Organic dapat memiliki dampak positif pada penderita SAR (Seasonal Allergic Rhinitis), yang mempengaruhi 23 juta penduduk Amerika Serikat. Kurma merupakan cara yang sangat baik untuk mengurangi efek yang muncul akibat alergi musiman dikarenakan kontribusi Sulfur yang berasal dari Kurma.


Masalah Seksual. Penelitian menunjukkan bahwa Kurma bermanfaat untuk meningkatkan stamina seksual. Rendam Kurma dalam susu kambing murni semalam, lalu giling dicampur dengan serbuk Kapulaga dan Madu. Campuran ini menjadi tonik yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan seksual dan mengurangi sterilitas yang disebabkan oleh gangguan seksual. Penelitian ilmiah yang dilakukan pada Kurma disebabkan oleh pemakaian tradisional Kurma yang akhirnya memicu penelitian formal. Pada tahun 2006, Bahmanpour meneliti efek daun Palem dan minyak Palem terhadap fungsi seksual dan menemukan bahwa kandungan tinggi Estradiol dan Flavonoid dari Kurma adalah hal yang dapat meningkatkan jumlah sperma dan kesuburan, juga membantu meningkatkan ukuran dan berat testis.


Mengatasi Mabuk. Kurma sering digunakan sebagai obat untuk mengatasi mabuk karena alkohol. Kurma memberikan kelegaan dalam waktu yang cepat dan menyadarkan anda jika anda telah mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang sangat banyak. Kurma juga bisa digunakan pada keesokan harinya untuk mencegah rasa pening akibat mabuk. Untuk mendapatkan hasil maksimal, pijat dan rendam buah Kurma semalam.


Manfaat Kurma Lainnya.
Selain kandungan-kandungan yang sudah disebutkan di atas, kurma juga mengandung mineral seperti Fluor yang bagus untuk melindungi kesehatan dan kekuatan gigi. Kandungan Selenium pada Kurma juga membantu menjaga sistem kekebalan tubuh. Keterangan lain menyebutkan bahwa Kurma juga memiliki khasiat untuk menyembuhkan gatal-gatal, masuk angin, keputihan, sakit perut, sakit kepala dan migrain, membantu meningkatkan kesuburan, hingga menghangatkan tubuh.



0 comments:

Post a Comment